Sekolahku Menyenangkan
by.Ni Luh Widya Novita Dewi Pagi itu aku dibuat kaget dengan keadaan sekolahku, kelas yang biasanya kutempati rata dengan tanah. Hatiku hancur berkeping-keping melihatnya. Ada apa dengan sekolahku? Apa yang terjadi? Benarkah sekolahku ditutup seperti kata orang-orang, karena jumlah muridnya sedikit? Menangis aku dalam hati, mau sekolah dimana aku nanti? Tiba-tiba aku dikagetkan dengan kehadiran guruku, aku langsung bertanya kepada beliau tentang keadaan sekolah. Dari beliau, aku mendapatkan informasi bahwa sekolahku memang harus di bongkar, tapi tidak ditutup melainkan akan di bangun kembali menjadi sekolah yang lebih indah dan menarik. Senang rasanya mendengar berita tersebut. Tak sabar rasanya ingin menempati sekolah baru tersebut. Itulah kenanganku dua tahun yang lalu. Sekarang senang rasanya sekolahku sudah berdiri lagi dengan wajah baru yang lebih indah, yang membuatku betah belajar di sekolah. Saat sekolahku sudah jadi, hatiku merasa senang tidak terkira. Tetapi ad...